Sabtu, 18 Januari 2014

Foto Hot Bugil | ABG Nakal Pamerin Bokong Semok dan Body Bahenol

Foto Hot Bugil | ABG Nakal Pamerin Bokong Semok dan Body Bahenol

Foto Hot Bugil | ABG Nakal Pamerin Bokong Semok dan Body Bahenol- Spesial Update Foto Imut Cantik di duniatelanjang.com kali ini akan berbagi informasi unik seputar Berita Harian, Cerita dewasa, Cerita Ngentot terbaru, cerita hot , Foto ABG hot , Foto telanjang Tante , Foto bugil,  Dewasa Terbaru , Cerita Dewasa Hot 

Kumpulan Foto hot bugil ABG nakal dan Tante Genit lagi pamerin bokong semok dan body bahenol


Posting Pilihan Cerita Dewasa~video 3gp~ Berita Heboh~ Unik Asik ddengan judul  Foto Bugil Terbaru | Ayam Kampus Cantik Pamer Toge . Semoga Postingan Kali ini lebih menghibur Pecinta alamatkonyol.com Foto Hot ~ABG` Artis model Cantik IMut.Update kali ini spesial Foto Hot TanteFoto Bugil Tante , memek semok, Foto Telanjang Tante , Foto Tante Semok , Foto Tante Binal , Foto Tante Bispak , Foto Tante SeksiCerita Dewasa Ngentot , selamat menikmati  Foto Bugil Terbaru | Ayam Kampus Cantik Pamer Toge







Foto Hot Bugil | ABG Nakal Pamerin Bokong Semok dan Body Bahenol- Spesial Update Foto Imut Cantik di duniatelanjang.com kali ini akan berbagi informasi unik seputar Berita Harian, Cerita dewasa, Cerita Ngentot terbaru, cerita hot , Foto ABG hot , Foto telanjang Tante , Foto bugil,  Dewasa Terbaru , Cerita Dewasa Hot 

Posting Pilihan Cerita Dewasa~video 3gp~ Berita Heboh~ Unik Asik ddengan judul  Foto Bugil Terbaru | Ayam Kampus Cantik Pamer Toge . Semoga Postingan Kali ini lebih menghibur Pecinta alamatkonyol.com Foto Hot ~ABG` Artis model Cantik IMut.Update kali ini spesial Foto Hot Tante , Foto Bugil Tante , memek semok, Foto Telanjang Tante , Foto Tante Semok , Foto Tante Binal , Foto Tante Bispak , Foto Tante Seksi , Cerita Dewasa Ngentot , selamat menikmati  Foto Bugil Terbaru | Ayam Kampus Cantik Pamer Toge

Cerita Ngentot | Istri Tetanggaku Yang Hot dan Bahenol

Cerita Ngentot | Istri Tetanggaku Yang Hot dan Bahenol

Kali ini admin memberikan sobat sebuah cerita ngentot yang berisikan perselingkuhan dengan tetangga yang hot dan bahenol yang bernama Tante Irma. Dengan usia yang relatif muda membuat tante irma masih kelihatan seger, body bahenol serta penampilan hot banget membuat mata lelaki mabuk kepayang dan pengen mencicipi memek semoknya. Bagaimanakah cerita selengkapnya sobat bisa baca di bawah!

Kumpulan cerita ngentot hot istri tetanggaku yang hot dan bahenol

Kami sellau manyajikan berita dan foto hot terpans saat ini, makanya sobat sering-sering berkunjung kesini, dijamin sobat bakalan puas dan bisa menikkatkan gairan sex sobat semua,

cerita ngentot, tante bahenol, cerita perselingkuhan, istri hot, tetangga bahenol, tante hot



Cerita Ngentot | Istri Tetanggaku Yang Hot dan Bahenol~ aku mengontrak rumah kecil , ya lumayanlah untuk lajang seperti aku .aku mempunyai tetangga disebelah suami istri ,sebutlah suami (yudi 30) dan istrinya (Irma 25) , mereka sudah menikah 3 tahun tapi belum mempunyai anak .entah mereka belum merencanakan atau ada alsana lainnya . .

kebetulan rumah tempat aku mengontrak dengan tetangga kanan kiri hanya dibatasi satu dinding , jadi tidak ada space lahan yg membatasi , jadi kadang suara teriakan dari rumah sebelah terdengar ke tempatku . .


kebetulan aku 2 hari ambil cuti dari pekerjaanku dan santai dirumah ,sambil buka laptop .ya seperti biasalah .iseng2 nonton bf .saking asiknya aku nonton di kamar ,aku ngak sadar kalau suara film yang aku tonton suaranya agak keras dan aku pikir ngak akan terdengar siapa2 .


selesai aku menonton aku buat kopi ,dan aku iseng di teras rumah sambil ngopi dan ngerokok . .sss .nikmatnya isapan . .demi isapan rokok .dan aku melirik ke samping ,ternyata tetanggaku Tante Irma sedang menyapu teras (karena rumah kami type kecil , jadi jarak antara teras dengan dinding pembatas cukup dekat , sehingga kalau orang melongok lewat dinding akan keliatan ruang dalam rumah sebelahnya) , tapi aku heran kok Tante Irma sambil menyapu kok senyum senyum sendiri .
aku iseng menegur dengan niat baik sih . " hehe .kok mba senyum2 sendiri gitu sih . ? "
Tante Irma: " ee .ngak apa2 .hihi . "
aku: " kenapa mba .(pikirku ini cewe udah gila apa ya ketawa sendiri) . ? "
mba: " ee .maaf . .(sambil dia berbalik kearah aku . .)ituloh .tadi aku lagi masak di dapur .seperti denger suara mendesah2 gitu dari balik dinding .hihihi . "

aku tadinya sedikit bingung , .suara mendesah apa yaa .dan ternyata .ya ampun .ternyata suara film tadi yg aku tonton kekencengan kali yaa .(aku tersipu malu) . " ah mba kok denger aja sih .jadi malu saya .
" Tante Irma: " ngak apa2 kok mas .kan udah gede .hihi . "
Tante Irma itu orangnya tidak cantik , tidak tinggi tapi memiliki body yang aduhai ,putih ,kulit wajahnya putih bersih . .kadang walaupun ngak enak ,kalau aku diundang main kesebelah (rumah mereka) , kadang Tante Irma dengan seenaknya saja mengenakan kaos ketat & celana pendek .sehingga payudaranya menonjol dan paha putih mulusnya terlihat dan membuat aku ngak konsentrasi ngobrol dengan mereka ,dan suaminya mas yudi seolah acuh tak acuh dengan penampilan sexy istrinya itu .



aku lalu berdiri dan melongok dari balik tembok ,dengan maksud agar pembicaraan lebih akrab .dan ternyata Tante Irma pagi itu mengenakan baju ketat ungu dan celana pendek putih ,aduh payudaranya yang kira2 ukuran 36 itu menonjol dan bokongnya terlihat sexy ,dan paha putih mulusnya bikin aku ngaceng .dan keliatannya Tante Irma cuek aja sementara aku sambil ngobrol ,memperhatikan body nya dia dan pahanya .

setelah dia selesai menyapu ,dia permisi sebentar kedalam ,dan ternyata mengambil lap untuk lap meja ,dan ketika dia melap meja sambil nunduk . .astaga .belahan dada nya keliatan . .dan entah sengaja atau tidak ,dia bolak balik ganti posisi melap meja .sehingga .selain belahan dada . .bokong bahenolnya pun secara tidak sengaja atau sengaja di " pamerkan " kepadaku .secara ngak sengaja aku kelepasan " wow . .sssh "
Tante Irma sambil menoleh keraarahku ,tapi tidak menunjukan ekspresi kaget ,bertanya kepadaku sambil tersenyum . " kenapa mas . ? "
aku: " oh . .eh . .ngak apa2 mba (sambil aku pura2 lihat kearah lain) "
Tante Irma: " kirain mas tadi kaget liat apaan . "
aku: " iya mba tapi saya memang kaget kok .kaget liat yang indah .hehe " (aku iseng aja nyerocos ngeluarin kalimat itu)
eh ternyata dia malah nantang bertanya . " apa tuh yang indah . ? "
aku: " ya tadi itu mba . " sambil aku tersenyum kearah dia .eh dia malah balas senyum .trus dia malah bilang gini . " aku mau mandi dulu ah mas . " sambil tersenyum dan berlalu kedalam . .sedangkan aku sambil masih rokok terselip di jariku bengong merhatiin dia berlalu kedalam rumah .

didalam kamar aku hanya mendengar suara deburan air dr dalam kamar mandi sebelah ,sedangkan aku .hanya membayangkan Tante Irma mandi .oooh .lalu aku dengan sengaja menyetel kembali film bf tadi dan volumenya ku sengaja dibesarkan .eh ternyata ada tanggapan dari sebelah ,terdengar suara Tante Irma tertawa dari dalam kamar mandi .lalu aku ketok dinding . .dan dia membalas dengan ketokan juga . .lalu aku keluar rumah ke teras .sambil menghisap rokok diteras lagi .ternyata gayung bersambut .uhuuy .Tante Irma keluar dari rumahnya seolah mengecek pintu pagar ,dengan hanya berbalut handuk ,dan ketika berbalik sempat menoleh kearah aku dan senyum .aku lalu reflek berdiri kearah dinding dan curi2 melongok kearah rumah Tante Irma ,ternyata pintu rumah dia tidak tutup .dan aku bisa lihat Tante Irma mondar mandir diruangan hanya dengan berbalut handuk ,dan melirik kearah luar ,kearah aku sambil senyum . " liat apa mas .liat yang indah2 yaa . . ? " terus tertawa kecil .ya aku balas dengan senyum . .dan ternyata ngak berapa lama " undangan " pun ditebar . " mas bisa minta tolong nga . ? " 'minta tolong apa mba . ? "
" lampu dikamar mba putus ,mba nga bisa ganti ,mas yudi ngak sempet2 .lampunya udah ada kok mas ,tinggal diganti . " tanpa pikir panjang ,aku langsung keluar pagar dan masuk pagar rumah Tante Irma ,dan permisi masuk rumah . " dimana kamarnya mba . ? "
Tante Irma: " disini mas . " Tante Irma menunjuk ruangan .sementara aku naik keatas kursi yg ada dikamarnya ,aku lepas lampu kamar yang lama . " lampu barunya mana mba . ? "
dan astaga pemandangan indah terlihat dari atas ,bagian atas payudara Tante Irma yang montok terlihat jelas .aku bengong sesaat . . " heh . .kok bengong sih ,nanti lampunya jatuh .liat apa sih . ? " sambil berkata itu Tante Irma tersenyum kepadaku .
" habsi ada yang indah2 tadi . " eh dia malah balik ngomong " baru liat gitu aja udah ngak konsen ,gimana kalau . . "
aku jadi diem sejenak . " gimana kalau apa mba . ? " dia tidak menjawab hanya ngeloyor keluar kamar .aku lalu turun dan keluar kamar ,dan dia ternyata sedang menyender diluar dinding kamar .lalu aku tanya kembali " kok mba ngak jawab sih tadi . ? "
Tante Irma: " yang mana sih . ? " sambil menoleh kearahku dan tersenyum .aku cuek aja ngomong " yang indah2lah .yg tadi ,yg saya liat dari posisi atas waktu pasang lampu . "
dia diem saja ,dan masuk kamar " mas mau minum apa . ? " sedangkan aku posisi masih di dalam kamar , lalu aku beranikan diri mendekati dia dan berbisik dikupingnya dia " mau . .minum susu . . " eh dia malah balik ngomong " ah nanti ada tetangga yang liat loh . " aku yakinikan ke dia kalau jam segini jam nya " aman " pkoknya dengan segala rayuan aku ngomong ke dia supaya aku bisa menikmati kehangatan badynya Tante Irma . .lalu aku beranikan diri lagi bilang sambil berbisik . " kesempatan ngak akan datang 2 kali mba . .aku bikin mba puas . " dan dia balik ngomong " aku mau tutup pintu pagar dan rumah dulu . " setelah dia keluar menutup pintu pagar dan melihat suasana kanan kiri dan kemudian menutup pintu rumah ,dia kembali ke kamar dimana aku berada . " tapi jangan ribut .nanti ketahuan tetangga . " tanpa di komando aku pegang bahu telanjang Tante Irma , dan aku cium bibirnya , dan ternyata dia membalas ciumanku .dan dia mulai meraba celana pendekku bagian depan .dan meremes2 batang kontolku .dan memasukan tangannya kedalam celanaku .meremes .kocok2 kontolku . .sedangkan tanganku melorotkan handuk dia . .dan ku remas2 payudara dia yang montok . .menjilat2inya .mengemut2 .dan dia mulai mengelinjang kegelian . .dan mulai menarikku keatas ranjang dia .kami saling bergumul dengan nafsu binatang .akhirnya ku coblos meki dia dengan kontolku yang sudah tegang mengeras .bless .Tante Irma menahan nikmat .tubuhnya menggelinjang ke kanan dan ke kiri menahan sodokan pelan kontolku .dimana posisi dia dibawah ,sementara paha keatas . .aku menindihnya dari atas dengan posisi jongkok .cukup lama kami " bertempur " berganti posisi .berganti lokasi .akhirnya kami pindah keruang tamu .posisi doggy style . .dan dia sangat menikmati hujaman ku dari belakang .aku cengkram pinggulnya .aku cengkram bahu Tante Irma .dan aku merasakan Tante Irma sudah 2 kali orgasme . .sedangkan aku baru mau mulai orgasme .lalu kita ganti posisi di karpet . .dia dibawah .aku diatas .posisi aku jongkok sambil memegang kakai dia keatas .dan . " aah . .oooh . .aku . .ma . .u .klu . .aaar .aaargh . " muncrat seluruh spermaku kedalam memek Tante Irma . .sementara Tante Irma semakin mencegkramkan tangannya ke tangan ku .

setelah beberapa kali perselingkuhan kita .Tante Irma bilang ke aku kalau dia telat haid .dan dia cek ke dokter . .dia hamil . .sedangkan suaminya kelihatannya juga ikut gembira karena akhirnya istrinya hamil dan akan menjadi calon ayah .semoga menjadi calon ayah yang baik ya mas yudi .diluar itu ,ternyata Tante Irma ketagihan dengan aku ,dan kita masih suka selingkuh , kadang dirumah dia ,kadang dirumah aku .

Foto Hot | ABG bokingan lagi ngentot sama Om berduit sampai memek basah dan Muncrat

Foto Hot | ABG bokingan lagi ngentot sama Om berduit sampai memek basah dan Muncrat

Seamat berjumpa kembali sahabat semua, kali ini kami memberikan sebuah foto hot seorang ABG bokingan lagi ngentot melayani om berduit demi mendapatkan uang untuk biaya hidupnya. ABG bispak ini rela memberikan mahkota hidupnya demi berjuang untuk bisa bertahan hidup. Dengan gaya dan aksi yang sensasioanal membuat para cowok menjadi doyan dengan service mautnya abg bokingan ini. Tak pelak memek abg bispak sampai basah dan muncrat keluar sperma

Kumpulan foto hot abg bispak bokingan lagi ngentot dengan om berduit sampai memek basah dan muncrat

Jangan lupa sobat update terus berita dan fotonya disini, kami selalu menyajikan yang terbaik untuk sobat semua.






















Sabtu, 11 Januari 2014

Cerita Dewasa Seru | Akhirnya Aku dapat Ngentot dengan Guruku yang Hot

Cerita Dewasa Seru | Akhirnya Aku dapat Ngentot dengan Guruku yang Hot


Kami update kembali sebuah cerita dewasa seru yang menceritakan seorang murid yang nakal lagi menggagahi gurunya sendiri. Memang guru ini merupakan idola para siswa yang memiliki body bahenol serta hot banget.

Kumpulan cerita dewasa seru terbaru akhirnya aku ngentot dengan guruku yang hot dan bahenol

Biar kalain tidak penasaran langsung saja cekibrot ceritanya dibawah. Dan jangan lupa kasi komentarnya tentang cerita ini sehingga dapat menjadikan webz ini menjadi lebih baik lagi!

cerita dewasa, cerita dewasa seru, cerita ngentot, cerita ngentot seru




Cerita Dewasa Seru | Akhirnya Aku dapat Ngentot dengan Guruku yang Hot - Bersamaan dengan masuknya puting panjang Maria ke mulutku , kuselipkan tangan kananku ke dalam selangkangannya melalui perut , kusibakkan bulu-bulu keriting lebatnya , dan . . . kujamah vagina mungil yang masih sempit itu . . Maria terbelalak dan menutup kedua pahanya . Ia belum dapat menerima kedatangan benda asing di daerah terlarangnya . Wow . . berarti belum pernah ada tangan lain yang piknik kesana selain aku . . kenyataan itu membuatku semakin terangsang . . Maria menggelinjang kegelian ketika kusedot dan kugigit puting kirinya . . ia sama sekali tidak menolak ketika tangan kiriku mulai meremas dan memilin buahdada dan puting kanannya . "Mmmasss . .please . . stop dulu . . masih ada lintah yang mesti dibuang . ." bisiknya dengan suara serak . . stop dulu katanya . . stop dulu . . kalau begitu pasti ada kelanjutannya . . "Ria . . coba kamu berbaring . ." Maria mengikuti permintaanku , "Sorry Ri . ." kataku seraya membuka kedua belah pahanya . 



aku menelan ludahku berkali-kali . . susah betul kudeskripsikan dengan kata-kata betapa merangsangnya ia dalam posisi itu . . lalu kutaburkan garam sebanyak-banyaknya di atas tubuh kedua lintah yang seharusnya kuberi tanda jasa itu karena memberi kesempatan menelanjangi Maria di hadapanku . . dan . . lintah-lintah itu menggeliat-geliat sebelum dengan mudah kulemparkan ke luar . . . kupandangi CD nya yang merangsang itu , kupandangi bulu-bulu keriting itu . .


Sehari sesudah permainan histerikku dengan Atika , mbak Eva menemuiku . "Atika told me what you did to her yesterday . ." Kata-kata singkat itu di ucapkan dengan nada bergetar menahan emosi . aku betul-betul lemas mendengarnya . . yah . . kejadian juga . . bisa-bisa malah aku kehilangan mbak Eva karena perbuatanku ini . . Akhirnya aku mengusulkan untuk melibatkan Atika dalam pembicaraan ini yang akhirnya membawa kami bertiga pada suatu diskusi paling terbuka yang pernah aku alami . Mbak Eva , Atika , dan akusaling membagi perasaan kami dengan apa adanya , tanpa basa-basi , tanpa maksud terselubung . . luar biasa !! keterbukaan ini , ajaibnya , membuat perasaan kasih sayang diantara kami semakin kuat .


Akhirnya kami sepakat , bahwa dalam seminggu 2 hari waktuku untuk mbak Eva , 1 hari kosong , 2 hari berikutnya untuk Atika , dan 2 hari sisanya kosong . Karena hubungan kami ini murni hubungan sexual , maka sengaja kami masukkan hari-hari kosong untuk memberi kesempatan tubuhku beristirahat . Tapi ya . . . dalam praktek sih . . itu terserahaku . . kalau aku sedang mood untuk permainan kasar . . ya aku temui Atika . . kalau sedang mood permainan lembut . . ya aku temui kakaknya . . GILA ! Ini memang pengalamanku yang paling gila !! But its REAL !!!


"Buka mulutnya dong mas Rafi . ." Maria menyodorkan sepotong kue ke mulutku . akumenyambutnya sambil pura-pura menggonggong sehingga membuat anak gadis mbak Eva itu tertawa geli melihat tingkahku . Hari ini genap sudah sebulan aku tinggal di keluarga mbak Eva . Seminggu terakhir ini load pekerjaanku agak berkurang sehingga hari-hari 'kosong' ku selain kupergunakan untuk memberi kepuasan 'extra' pada mbak Eva dan Atika ('kan hari 'kosong' mestinya istirahat . .) , juga kupergunakan untuk mengenal Maria lebih dekat . Anak gadis yang semula kutaksir berusia 18 tahun itu ternyata berumur 21 . "Mama memang kawin muda . . dia melahirkan Ria ketika berumur 19 tahun . .!! Hebat ya ?" Katanya ketika kutanya usia sesungguhnya . Ya , aku tahu kalau mamamu hebat Maria . . mamamu dan tantemu adalah wanita-wanita yang hebat di atas ranjang . . hebatnya lagi , mereka bisa menutupinya darimu . . . ."Kalau kamu sendiri gimana ?" tanyaku memancing "Yaaa . . yang penting kuliah selesai dulu . . tapi , ngga juga sih . . namanya juga jodoh . . kita ngga pernah tau . . kalau besok tiba-tiba datang seorang pangeran tampan yang kaya raya dan baik hati lalu melamar Ria ? Masak nolak?" "Kalau gitu kuliahnya ngga selesai dong . .""Lho mas ini gimana , ya kasih syarat dong . . boleh kau melamarku tapi biarkan aku menyelesaikan studi ku . . gitu looo . ."


Maria memang anak yang sangat cerdas . Buktinya tahun depan ia akan meraih gelar insinyur di IPB . Dengan pengetahuannya yang luas ia selalu menjadi teman diskusi yang menyenangkan ditambah lagi dengan sifat keibuan dan perhatiannya yang tinggi pada orang lain , membuat Maria menjadi sosok ideal bagi setiap pria untuk dijadikan seorang pendamping hidup . . Oh satu lagi . . soal fisik ! Tubuh Maria adalah kombinasi antara mbak Eva dan Atika . Tubuhnya tinggi semampai , ukuran buah dadanya persis seperti ibunya dan jauh lebih kencang dan ketat , maklum . . . perawan . Gadis ini juga mempunyai hobi mengkoleksi BH yang bentuknya aneh-aneh . . . entah dari mana didapatnya itu . .


Seperti saat ini karena ia mengenakan kaos komprang bergambar Tweety favoritnya maka bila lengannya diangkat , maka terlihatlah buah dadanya yang besar itu dibalut oleh BH nya yang bermodel bikini dimana cupnya berbentuk sarang laba-laba sehingga kulit buah dadanya yang putih itu dapat terlihat . Putingnya ditutup oleh gambar seekor laba-laba kecil . Bila sedang bercerita dengan semangat , tampak gundukan besar itu bergoyang-goyang . Wuih . . syurr juga aku dibuatnya . Urusan wajah , Maria lebih mirip ayahnya yang asli Solo . Kalau dicari bandingannya raut wajahnya bisa dimirip-miripkan dengan Widi AB THREE . Hanya saja , hidung Maria lebih mancung dan tubuhnya lebih tinggi dan seksi . Secara keseluruhan , Maria jauh lebih menarik dibanding Widi . Terus terang , akubetah duduk berlama-lama di dekatnya . .


"So , gimana Fi ? Bisa ngga kamu nganter si Ria survey ?" mbak Eva bertanya seraya memberikan piring penuh dengan nasi hangat kepadaku . Sore itu aku ia mentraktir seluruh keluarganya karena mendapat promosi menjadi direktur program di kursus bahasa Inggris tempatnya bekerja . "Iya mas , Ria harus survey tentang pola tani di daerah perbukitan . Ini juga baru survey lokasi kok . . belum penelitiannya . . jadi paling lama cuma makan waktu 2 hari . ." Seekor kucing kelaparan tentu tak akan menolak diberi ikan asin . Dan bagiku , Maria adalah ikan kakap !! "Sure . . ngga masalah . . kapan kita berangkat ?" Tanyaku enteng . . "Gimana kalo malam ini juga mas . . ." "Malam ini ?" seruku bersamaan dengan Atika .


Mbak Eva tak kuasa untuk menyembunyikan senyumnya . Ia mengerti , karena malam ini seharusnya aku adalah 'jatah' Atika . Dan hari Senin , suami Atika akan pulang dari Dubai . "Iya , malam ini , supaya Minggu sore kita sudah sampai lagi ke Bogor . . soalnya kalau Minggu pulangnya kemalaman , kasian mas Rafi . . Senin kan harus ngantor . . . gimana mas ?" Maria memandangku dengan kerlingan mata bundarnya yang indah . . "I don't mind . . lets go then . ." jawabku seraya melirik Atika . Istri kesepian itu tak dapat menyembunyikan kekecewaannya . Alisnya mengkerut , bibirnya merengut , dan matanya menatapku kesal . Well . . I am sorry my dear . . keliatannya aku harus mengecewakanmu nanti malam . . .


Cerita Sex | aku berjalan sambil menggendong ransel tentara di pundak . aku dan Maria tengah menyusuri sebuah sungai yang terletak 60 km di selatan Bogor . Kami sedang bersiap-siap melintasi sungai itu untuk mencapai desa Batu Sumur yang terletak di areal yang berbukit-bukit . Dari deskripsi yang diberikan oleh dinas pembinaan desa Pemda Jawa Barat , desa tersebut tampaknya ideal untuk proyek penelitian akhirnya Maria . Masih terngiang bisikan mbak Eva ketika melepaskan kepergian kami "Fi . . promise me . . please don't touch her . . she is still a virgin . . " . Saat itu aku hanya tersenyum . . dan akubersyukur bahwa I don't give my word to Eva , karena semakin lama berdua dengan Maria , semakin sexy penampilannya dimataku . . (dasar mata keranjang . . . susah . .!!) "Wah , jembatan kayunya masih 2 km lagi dari sini mas . ." Ria menunjuk lokasi jembatan itu di peta "Tapi jembatan tali sudah keliatan . . tuh dia . ." Gadis manis itu menunjuk ke sebuah jembatan darurat terbuat dari tali tambang yang disimpul erat .



Kuperhatikan wajah manis yang menggunakan topi tentara , kemeja lapangan berwarna coklat , dan celana pendek komprang dengan warna yang sama . Kemeja itu tak dapat menyembunyikan keindahan tubuhnya . Di bagian dada tampak kancing-kancingnya agak tertarik karena desakan dua buah dadanya yang besar itu (kutaksir sekitar 36 . .) . Namun karena badannya yang tinggi (sedikit lebih pendek dariku yang 176 cm . .) bentuknya jadi proporsional . . dan indah . . . . titik-titik keringat berkumpul di ujung hidung mancungnya . . bibirnya yang mungil nampak kering oleh panasnya udara . . kain di sekitar ketiaknya basah oleh keringat . aku memandang jembatan tali itu dengan agak kawatir . . "Apa kuat menahan beban tubuh kita ? Apa tidak sebaiknya kita pergi menuju ke jembatan kayu ?" tanyaku sambil melihat potongan ilalang dan bercak tanah merah yang menempel di betis dan pahanya yang mulus itu . "And walk for another 2 Kilo ? . . hmm . . mas Rafi . .sebentar lagi kayaknya mau hujan deh . . jadi kita harus cepat-cepat , no risk no gain . ." katanya sambil tersenyum . Benar juga .


Soalnya dari sungai itu kita masih harus jalan 5 km lagi untuk sampai ke desa . Tampak tangannya membuka kancing kemejanya yang ke satu dan kedua . . sehingga putihnya gundukan besar buah dada itu terlihat olehku . Udara mendung sore itu semakin terasa gerah saja . . "Ok kalau begitu biar aku dulu yang nyeberang . . baru kamu . . sungainya juga keliatan ngga terlalu dalem kok . . " kataku seraya menapakkan kakiku di jembatan tali itu . . aku merayap perlahan-lahan . . memang tali itu sangat kokoh sehingga kekhawatiranku berkurang . . "Mas . . Ria juga naik ya . . . . talinya kuat kan . . " Tanpa menunggu jawabanku , gadis bertubuh tinggi sintal itu mulai merayap di belakangku . . tali mulai bergoyang-goyang . . ingin aku berteriak untuk menyuruhnya kembali , namun kuurungkan karena kawatir ia terkejut . . geraknya semakin cepat ke arahku yang masih menunggu . . tiba-tiba kaki gadis itu tergelincir . . . badannya yang dibebani ransel kehilangan keseimbangan dan . . "Mas . . AAAAAAAAIII . . . " BYUUURRRR . . Maria tercebur ke dalam sungai berwarna coklat itu . . aku terkejut melihat gadis itu menggapai-gapai . . My GOD . . Maria rupanya tidak bisa berenang !! Tanpa pikir panjang kulempar ranselku dan terjun ke sungai . Tanganku memeluk lehernya dari belakang dan kuseret ke sisi tujuan kami .


Tubuh Maria terasa berat karena ia masih membawa ransel . Maria megap-megap dengan wajah pucat karena terkejut . "Ngga apa . .ngga apa . .its OK . . you're save now . ." Katakusambil memeluk erat tubuh sintal Maria . . wouww . . dalam suasana panik seperti itu masih juga dadaku terasa berdesir . . benar-benar montok tubuh perawan ini terasa dalam pelukanku . . dengan spontan kucium keningnya untuk menenangkan Maria yang masih pucat dan gemetar karena kaget . Tetesan air dari langit perlahan mengetuk-ngetuk muka kami . . dan dalam 1 menit hujan turun dengan lebatnya diikuti oleh kilat yang menyambar . . What a day . . . aku melepaskan pelukanku dan menyapu sekelilingku dengan pandangan . . ahhhh thank god , kuliat sebuah gubuk kira-kira 200 m di depan kami . "Maria . . disitu ada gubuk" kataku riang "ayo kita kesana . ." kuangkat tubuh gadis itu dan kupapah menuju gubuk itu . Gubuk itu rupanya tak berpenghuni . Perfect! lalu kubuka ransel Maria . Hanya ada bivak untuk bermalam dan kaleng makanan dan minuman . . shit . . pakaian kering ada di ransel satu lagi yang kulepaskan ketika terjun ke sungai . . dan ransel itu seingatku juga tercebur ke dalamnya . . ya nasib . . akhirnya ku bentangkan bivak sebagai alas duduk , dan kududukkan Maria di atasnya "ahhhh . . ." terdengan gadis itu menghela nafas lega seraya tersenyum "mas Rafi . . thanks ya Ria udah ditolongin . . ." aku balas tersenyum "its OK non . . lain kali lebih hati-hati ya . .?" Lalu kubuka bajuku dan menggantungnya di tali jemuran tua yang masih ada di dalam gubuk itu .


Maria memandang tubuhku yang cukup atletis itu terlihat pandangannya menyapu perlahan dari otot leherku . . otot dadaku yang bidang . . otot perutku yang berbentuk kotak-kotak kecil . . . . pusarku yang mulai ditumbuhi bulu . . semakin kebawah . . dimana bulu-buluku makin lebat . . . kebawah lagi . . . dan berhenti di tonjolan di balik celana pendekku . . . aku agak kikuk juga melihat penisku yang berdiri karena udara dingin . Apalagi sambil dipandangi oleh mata cantik milik Maria itu . Entah apa yang dipikirkannya . . . tiba-tiba kulihat Maria terbelalak melihat pahaku "adduhh mas . . ada LINTAH !!" serunya sambil bangkit dan mendekat ke pahaku . akupun panik dibuatnya . "sebentar mas . . jangan bergerak . . ini ada satu . . dua . ." lalu dengan serius ia berputar ke belakang , ke depan lagi . . tangannya tanpa sadar menyingkapkan celanaku yang cukup longgar semakin ke atas . ."nah . . ada satu lagi mas . .hhhhh" mendadak ia seperti hendak tersedak ketika matanya tertumbuk pada CD ku yang basah kuyup sehingga tak kuasa menutupi testis dan batang penisku yang jelas tercetak di kain basah itu . Mungkin seumur hidup , perawan itu baru sekali ini melihat testis dan batang penis yang tengah berdiri tegak itu . .


aku yang masih memusatkan perhatianku pada lintah-lintah di pahaku itu dengan polosnya membuka celana pendekku dan memelorotkannya ke lantai "Ria . . tolong liat lagi apakah masih ada lintah yang nempel di kakiku ?" Mata Maria makin terbelalak , karena kini terlihat benar bentuk batang penisku yang tengah berdiri itu dari luar CD basahku . . bahkan belakangan baru kusadari kepalanya yang laksana helm perang dunia II itu menyembul keluar mengarah ke pusar . "Emmm . . emmmm . . ngga deh mas . . cu . .cuman tiga . ." jawabnya tergagap sambil terus menatap kepala penisku . aku masih juga belum 'ngeh' akan situasi yang sebenarnya bisa menjadi 'opportunity' . . . masih dengan naifnya aku berkata pada anak mbak Eva itu "Ria . . jangan-jangan di tubuh dan kakimu ada juga lintah menempel . . sebaiknya kamu periksa dulu . ." Mendengar itu Maria langsung berdiri dan bergegas membuka kemeja basahnya . Dibukanya kancing kemejanya yang ketiga . . (belahan buah dadanya semakin jelas . .) keempat . . (buah dadanya sudah terlihat lebih jelas . . putih warnanya di bawah cahaya matahari menjelang senja . .) dan terakhir . .Maria membuka bajunya dengan kedua tangannya ke samping . . di saat itulahaku melihat kedua buah dada besar berukuran 36 itu menggelantung menantang untuk di jamah .


Dan BH nya . . . my god . . . model BH nya . .!!! Maria menggunakan BH berwarna merah dengan bentuk bikini yang talinya hanya selebar 1/2 cm !! Tapi yang membuat kepala penisku semakin menyembul dari CD ku adalah penutup putingnya yang terbuat dari bahan transparan berbentuk bibir Mick Jagger . Akibatnya , mataku dapat melihat dengan jelas puting berwarna coklat kemerahan itu berdiri tegak di tengah dinginnya hujan . Karena terburu-buru melepaskan , pakaian Maria tersangkut di kedua sikunya di belakang punggungnya . Gadis itu menggoyang-goyangkan tangannya untuk bisa segera terbebas dari belitan bajunya . Akibatnya , buah dadanya bergeletar dan bergayut ke kanan dan ke kiri . Getarannya persis seperti getaran puding besar yang diguncang piringnya . aku mulai terangsang melihat gadis setengah telanjang itu menggeliat-geliat di hadapanku . Kembali terngiang pesan ibunya di telingaku . . "Fi . . promise me . . please don't touch her . . she is still a virgin . . " . Kembali kulihat buah dada besar dengan putingnya yang bergelayut itu . . . Ou what the hell . . . kuhampiri tubuh mulus itu dan kuputar sehingga ia membelakangiku "Sini kubantu Ri . ." tanganku menarik bajunya hingga terlepas . "Sorry Ria . . ini supaya cepat . ." kutempelkan dada dan perutku di punggungnya yang polos itu . . kujulurkan tanganku seakan memeluk perut depannya . . dan tanganku membuka celana pendek komprangnya dan dengan cepat menurunkan resleting . Ketika resletingnya sudah mencapai dasar dengan sengaja kutekan resleting itu bersama jari-jariku ke selangkangannya "Ahhhh . . . mas Rafi . . ." desahnya sambil melirik ke belakang dengan pandangan merajuk . Saat itu praktis aku memeluk tubuh perawan itu dari belakang .
Bagian depan tubuhku kutempelkan ke punggungnya . Penisku yang semakin besar itu dengan tenangnya berlabuh di belahan pantat Maria yang sekal itu . . Gadis itu rupanya merasa bahwa penisku menempel di belahan pantatnya tiba-tiba aku merasakan bahwa Maria sengaja menggerakkan otot pantatnya sehingga kedua buah pantatnya bergerak menjepit penisku . . aaaawww . . nikmatnya . . . yess keliatannya gadis ini sudah mulai terpengaruh suasana . . . saat itu pipi kananku menempel di kuping kirinya . Dari balik punggungnya kulihat ke bawah buah dadanya yang besar dan ketat itu berbentuk kerucut dengan putingnya yang sudah menonjol . . entah karena dingin . . . atau karena suasana . . . "Ria . ." bisikku dengan serak . . "jangan panik ya . . di dada sebelah kiri kamu ada lintah . . Ria tercekat . . dengan raut muka ketakutan ia memandang buah dada kirinya dan . ."Iiiiiiih . . . mas . . . jijik . . buangin dooongg . ." "ya . .ya . . biar aku periksa dulu lainnya . . supaya yakin ada berapa lintah yang ada di tubuh kamu . ."
akupun melepaskan celana pendeknya , sehingga saat itu . . kami dua orang anak manusia berlainan jenis , berpelukan dengan hanya memakai pakaian dalam . Bentuk CD Maria lagi-lagi lain dari pada yang lain . . bentuknya sih standar . . tapi di daerah vaginanya ditutupi oleh kain bermotif jaring , sehingga otomatis dari jaring itu keluarlah bulu-bulu keriting yang sangat lebat itu . . nafsuku sudah naik ke kepala . aku sudah tak peduli dengan pesan-pesan ibunya . . . di dalam pikiranku sekarang cuma ada satu kata . . "Perawani !!" . Tanganku mulai meraba-raba punggungnya dari atas . . ke bawah . . .melewati pinggang . . pantat . . . buah pantat kanan . . "mas . . .apa ngga bisa dilihat aja ? kalau diraba kan geli . ." ujarnya tersenyum . . belum juga bisa kutebak senyum itu . . apakah artinya . . teruskan . . . atau . .stop . .!! "biar yakin aja Ria . . " kataku sambil meneruskan rabaanku ke buah pantat kiri . . lalu kutelusuri belahan pantatnya ke bawah . . melewati anus . . terus ke selangkangan . . dan kutekan tanganku di vaginanya "Aaaaaa . . mas Rafi aaa . . tangannya kok nakal . . nanti Ria marah nih . ." Lagi-lagi anak mbak
Eva itu melirikku dengan pandangan merajuk . . kuputar lagi tubuhnya sehingga kita saling berhadapan , kemudian aku berjongkok dan kulihat ada 2 lintah menempel di paha bagian dalam kiri dan kanan . . bener-bener hebat lintah-lintah itu . . tau benar dia tempat-tempat strategis untuk menghisap darah . . tak lupa aku memandang ke arah selangkangannya yang hanya tertutup jaring itu sehingga tampak jelas segunduk daging gemuk yang ditutupi bulu-bulu keriting nan lebat itu . Maria melihat tingkahku itu dan dengan segera menutupinya dengan jari tangannya . ."mas Rafiiii . . . kok malah ngintip sihh . . mbok tolong buangin lintahnya . . nanti Ria bilangin mama lo . ." rajuknya dengan manja . "Oke . .Oke . . begini caranya . . . lintah ini akan kita taburi garam . . , lalu kita buang . . begitu sudah lepas . . sebaiknya bekas gigitan lintah itu kita sedot dan buang darahnya ke lantai supaya tak ada racun yang masuk . . is that clear . .?"
Ria mengangguk mendengar penjelasanku yang -- terus terang -- cuma didasari oleh logika "ngeres" itu . aku mengambil garam yodium di ransel Maria , dan mulai kutaburi di lintah yang menempel di dada kirinya . . "Ria . . sorry . . bisa dibuka BH nya semua ? akutakut kalau lintahnya lepas malah jatuh ke dalam cup BH . . bisa berabe nanti . . " Ria mengangguk menuruti permintaanku yang ditunjang mimik serius itu . . ia menjulurkan kedua tangannya ke belakang punggung dan . . . tassss . . terlepaslah kedua buah dada cantik itu dan bergelayut dengan menantang . Begitu dekatnya mataku sehingga aku bisa melihat urat-urat birunya di sepanjang buah dada itu . Tangan kananku memegang buah dada kirinya , mengangkatnya . . "sssss . . . mau diapain mas . .?" bisiknya mendesis geli . ." supaya garamnya ngga kemana-mana . ." jawabku seenaknya . . lalu kutaburi lagi lintah itu dengan garam seraya menempelkan jari telunjukku di ujung putingnya . . "mmass . ."
Maria menatap mukaku dengan mata sayu karena geli . . tubuhnya mulai menggeliat pelan . . beberapa detik kemudian lintah itu menggeliat-geliat dan dengan mudah kutarik dan kubuang . . . . Maria meringis ketika sedotan lintah itu terlepas . . Lalu kuturunkan mukaku , kudekati bibirku ke bekas gigitan lintah yang berwarna biru itu , lalu perlahan-lahan kujilat . . "perih Ria . .?" tanyaku . . "ehhhh . . g . .geli . ." rintihnya ketika aku mulai mengecup-ngecup dadanya . . mula-mula perlahan . . kemudian sedikit keras . . dan akhirnya kusedot dengan kuat . . "Ehhhhh mmas Rafiii . .?!?!?" rengeknya sambil menjambak rambutku . . mungkin maksudnya ingin mencegah . . tapi tak kulihat usaha sungguh-sungguh ke arah itu . . perlahan tapi pasti kuperluas areal sedotanku bukan hanya di bekas gigitan lintah tapi bergeser menuju putingnya . .terus . . semakin dekat . . semakin dekat . . . dan . . . . "AUUUUUUWWW . . . !!!"


Bersamaan dengan masuknya puting panjang Maria ke mulutku , kuselipkan tangan kananku ke dalam selangkangannya melalui perut , kusibakkan bulu-bulu keriting lebatnya , dan . . . kujamah vagina mungil yang masih sempit itu . . Maria terbelalak dan menutup kedua pahanya . Ia belum dapat menerima kedatangan benda asing di daerah terlarangnya . Wow . . berarti belum pernah ada tangan lain yang piknik kesana selain aku. . kenyataan itu membuatku semakin terangsang . . Maria menggelinjang kegelian ketika kusedot dan kugigit puting kirinya . . ia sama sekali tidak menolak ketika tangan kiriku mulai meremas dan memilin buahdada dan puting kanannya . "Mmmasss . .please . . stop dulu . . masih ada lintah yang mesti dibuang . ." bisiknya dengan suara serak . . stop dulu katanya . . stop dulu . . kalau begitu pasti ada kelanjutannya . . "Ria . . coba kamu berbaring . ."
Maria mengikuti permintaanku , "Sorry Ri . ." kataku seraya membuka kedua belah pahanya . aku menelan ludahku berkali-kali . . susah betul kudeskripsikan dengan kata-kata betapa merangsangnya ia dalam posisi itu . . lalu kutaburkan garam sebanyak-banyaknya di atas tubuh kedua lintah yang seharusnya kuberi tanda jasa itu karena memberi kesempatan menelanjangi Maria di hadapanku . . dan . . lintah-lintah itu menggeliat-geliat sebelum dengan mudah kulemparkan ke luar . . . kupandangi CD nya yang merangsang itu , kupandangi bulu-bulu keriting itu . . , kiturunkan wajahku mendekati selangkangannya . . sekilas kulihat Maria mengangkat kepalanya ingin melihat apa yang akan kulakukan di selangkangannya . . kutempelkan bibirku di paha dalam kanannya . . bukannya kusedot , malah kutelusuri paha bagian dalam itu ke atas mendekati vaginanya .
Bau khas vagina perempuan menusuk hidungku . . dan aku sangat hafal . . bahwa ini bau vagina yang sudah banjir !! "Ehhh . . .hhhhhh . . .ssssss masss . . " desisnya sambil menggoyang pinggulnya ke kiri dan kanan . Bibirku sampai sudah di vaginanya . Kukecup CD nya yang sudah basah oleh cairan vagina Maria . . lalu dengan jari telunjukku kukuakkan CD di selangkangannya itu ke samping sehingga tampak belahan vaginanya yang sudah mulai terbuka namun masih tampak sempit itu . . kukecup bibir vaginanya . .kunaikkan bibirku ke arah atas dan kutemukan bagian yang menonjol sebesar biji kacang lalu tiba-tiba . . . . . . .kukecup dan kusedot-sedot . .


"AAAAHHH . . .ssss . . .MASSS" jeritnya sambil tiba-tiba bangkit dari tidurnya sambil menjambak rambutku untuk menghentikan aktifitasku . ."mas . .please . .MAS RAFI . .PLEASE . . . j . .jangan mass . . nanti Ria keterusan . . . OUUUHHH . ." lenguhnya ketika tanpa menghiraukan kata-katanya aku mulai memasukkan dan menggerak-gerakkan lidahku ke dalam vaginanya . aku menghentikan jilatanku , kuangkat wajahku ke hadapan wajahnya . . kami berdua kini berada dalam posisi duduk . . .Kaki Maria mengangkang . . sedangkan aku berlutut di hadapannya . . kupandang wajah cantik yang kini tak berani memandang langsung mataku . . matanya hanya memandang bibirku yang semakin dekat ke bibirnya . . semakin dekat dan . .
Maria memejamkan matanya . . tangannya naik memeluk leherku . . tanganku memeluk bahunya dan merapatkan buah dadanya ke dadaku . .kamipun berciuman dengan mesranya . . desahan dan rintihan halus terdengar memenuhi gubuk itu . . sesekali kulepas bibirnya dan ku kecup kupingnya seraya membisikkan kata-kata mesra . . "aku sayang kamu Ria . . kamu cantik sekali . ." kemudian kulanjutkan ciumanku dengan kuluman lidahku dalam mulutnya . . Maria ternyata cukup mahir dalam hal cium mencium . . ia melumat habis bibirku dan menjelajah bersih seluruh rongga mulutku . . masih sambil menciumi bibirnya . . perlahan-lahan kubaringkan dan . . . . . . kutindaih tubuh sintal Maria dengan tubuh tegapku sehingga buah dadanya yang besar itu serasa hendak pecah tergencet oleh dadaku . . dengan cepat kuturunkan celana dalamku sehingga penisku seakan meloncat keluar dan berdiri tegak mencari tempat berlabuh . . dengan lembut kubimbing tangan kanan Maria ke selangkanganku dan kugenggamkan penis gemukku itu di tangannya . Sambil menggigit dan mengecup bibirku , mata perempuan itu mendelik ketika tangannya memegang raksasa kecil di selangkanganku itu . .tangannya secara refleks mulai bergerak maju-mundur . .maju-mundur . . my god . . nikmatnya . . betapa nikmatnya kocokan seorang anak perawan yang ibunya pun sering kusetubuhi . . kedua tanganku turun ke pinggang Maria dan dengan cepat menurunkan CD nya . . tiba-tiba Maria meronta , tangannya melepaskan penisku dan berpindah menahan CD nya agar tidak diturunkan . . ia melepaskan bibirnya dari ciumanku dan dengan nafas tersengal-sengal ia mendesah "mas Rafi . . j . .jangan mass . . Ria takut keterusan . . Ria takuut . . . Ria belum siaap . . ." aku mengecup kening dan pipinya dengan penuh kasih sayang . ."sh . .sh . .sh . .sh . .sh . . . . jangan takut sayang . . ibumu mengalami hal ini 3 tahun lebih dulu dari usiamu yang sekarang . . dan dia ngga menyesal kan?" "Oke . .kalau begitu kita akan bermain tanpa mengganggu keperawananmu . . aku akan memasuki hanya kalau kamu minta . . setuju??" Ria tersenyum lega dan mencium bibirku . Tangannya kembali mengocok penisku dan akupun dengan leluasa menurunkan CD nya . . akhirnya . . . Kaami berdua bergumul dengan penuh nafsu dalam keadaan telanjang bulat . . .
Maria mulai menggelinjang-gelinjang histeris "Ouww . .maaaass . .maaaasss . . gellliiihhh aouww . ." . . terutama bila kugesekkan penis raksasaku ke klit nya . Untuk menambah kenikmatan gesekan itu . . Maria mengangkat kedua pahanya sehingga kepala penisku menusuk-nusuk klitnya yang . . . .ya ampuuun . . .sudah sangat bengkak itu . . . tiba-tiba kurasakan hal yang aneh di kedua pahaku . . .ya ampuuun . . lintah-lintah kurang ajar itu ternyata dengan santainya masih menikmati darahku . . Kuhentikan kegiatanku "Ria . . tolong aku ya?? Tolong buang lintah-lintah di kakiku . ." Ria tertawa seraya mendorong badanku ke samping "Ya ampun . .mas . . saking asyiknya Ria jadi lupa . ." "Kamu ngerasa asyik Ria ?" tanyaku memancing . Mariia tertunduk sambil tersenyum lalu menganggukkan kepala . "Pernah ngerasain asyik yang seperti ini dengan orang lain ? Pancingku lagi . . c'mon Fi . . cut it out . . it's none of your business . . tapi aku penasaran mendengar jawabannya . . sambil masih terus menunduk Maria menggelengkan kepalanya . . tampak ia menggigit bibirnya tanda menahan rasa malu . . yessss so I am the first time . . yessss . . . . to be the first selalu memberikan kebanggaan tersendiri . . . yesss . . (dasar laki-laki !! first time aja diributin !!) .
aku berbaring sambil mengangkang , mata Maria tak bisa lepas dari penis gemukku yang masih berbaring tegak dengan kepalanya yang nyaris menyentuh puser . Tangannya menaburkan garam di tubuh lintah-lintah sialan itu . . dan tak lebih dari semenit , binatang menjijikkan itu sudah pada berjatuhan . Maria melemparkannya jauh-jauh . . lalu langkah berikutnya ? Maria mendekatkan mukanya ke arah selangkanganku perlahan-lahan . . semakin dekat . . semakin dekat . . dan terasa paha bagian dalam kaki kiriku di sedot . . setelah beberapa saat ia berpindah meneyedot bekas gigitan lintah di kaki kananku . . ketika itu kugesekkan penis raksasaku d pipinya . .tiba-tiba ia melepaskan sedotannya lalu membaringkan kepalanya di atas penisku lalu seraya memejamkan mata ia membelainya dengan pipi kanan dan kiri . . seperti sedang menyayangi anak kucingnya . . lalu ia menciumi dan menjilati batang penisku dari arah testis keatas . .terus ke atas . . perlahan tapi pasti terus ke atas . . . sejenak ia berhenti di urat di bawah kepala penisku dan menggigitnya . ."Yaaaahhh . .ouwww Ria . . enaknya . . belajar dari mana kamu . .?" "movie . ." jawabnya pendek dan seketika itu juga ia membuka mulutnya lebar-lebar dan mengamblaskan seluruh penisku ke dalam mulutnya . . . sungguh kasihan melihat Maria di saat itu . . ia persis seperti seorang anak yang memasukkan 2 buah pisang ambon ke dalam mulutnya . . . besar sekali . . Kemudian ia menaikkan kepalanya naik . . turun . .naik . . turun . . tiba-tiba naik-turun , naik-turun , kebih cepat lagi . .lebih cepat lagi . . . akubangkit duduk dan membelai punggung mulus Maria , yang dilanjutkan dengan meremas kedua buah dada besar anak gadis itu terasa benar kenyanya di telapak tanganku . ."Mmmmhhh . .Emhhhhh . . .Emhhhhhhh" ia menjerit-jerit sambil terus mengulum ketika kuperas keras-keras kedua buah dadanya . . . tiba-tiba aku berbaring kembali , namun tubuhku kupindahkan sedemikian rupa sehingga wajahku tepat berada di bawah vaginanya . .yess 69 position . . dan . . . kubenamkan wajahku dalam hutan lebat milik perawan ini . .
aku menjilati seluruh bagian bibir luar maupun dalam vagina Maria . . Perempuan itu menggelinjang-gelinjang dengan dasyat di atas perutku . Ia juga tak menolak ketika kuselipkan lidahku ke dalam vaginanya . .semakin dalam . . semakin dalam . . lalu dengan lidah ditegangkan aku menggerakkan mukaku maju-mundur di bawah vagina Maria . Perempuan itu sungguh-sungguh sedang dalam puncak birahinya sehingga ia benar-benar lupa diri . . satu-satunya hal dalam benaknya adalah . . kepuasan seksual . . apapun itu namanya . . . Kugulingkan kembali Maria , lalu kutindih tubuh sintalnya . . kembali kuciumi kuping dan lehernya . . mata Maria tampak terpejam dan kulihat ia sudah mengangkangkan pahanya seakan menanti sesuatu . . aku agak ragu-ragu melihat sikapnya itu . . tapi tak ada salahnya mencoba . . kuarahkan kepala penisku ke dalam vaginanya . Kutempelkan di pintunya yang sempit itu . . tak ada perlawanan . . hanya rintihan penantian yang menggairahkan . . "mas .terus masss . . ." aku mulai memasukkan penisku ke dalam vagina sempit itu . . 1 cm . .3 cm . . 5 cm . .
Maria menggigit bibir . . ia menghayati betul masuknya penisku centi demi centi . . . 7 cm . . "aaaaahh . . . . ." 10 cm . . . "aaaAAAHH . . ." dan . . .16 cm . ."AAAAAAAAHHHHH . . ."BLESSSSS . . amblas sudah keperawanan Maria . Tampak darah segar meleleh dari vaginanya dan membasahi bivak di bawah . Maria menggigit bibir . .alisnya berkerut . .expresinya menunjukkan ia sedang merasakan kesakitan . . . buah dadanya yang bergeletar kesana kemari kuremas dan kusedot . . . tiba-tiba aku mulai menggenjot penisku keluar masuk vagina Maria . . "aaahhhh . .mas . . .aduh enaknyah . .aduh enaknyahhh . .aaaahhhh . ." Maria menjerit-jerit histeris mirip tantenya Atika . Gerakanku semakin cepat dan semakin cepat . . tiba-tiba kurasakan otot-otot vagina Maria berkontraksi . . seluruh tubuh wanita itu menegang . .Maria memelukku dan mencium bibirku erat-erat . . .Juga pinggulnya berputar semakin cepat . . aku semakin cepat menggenjot penisku . . makin cepat . . makin cepat . . tiba-tiba kurasakan sesuatu menyemprot dari penisku . . . "RIIIAAAAAA . . ." "mmas RAFIII . . .AAAAAAHH . . ." crat . .crat . .crat . .crat . . .crat . . . . . aku menembakkan spermaku seraya menerima siraman air panas dari vaginanya . Kami terhempas setelah mengarungi samudera birahi penuh nafsu ini . Maria memejamkan matanya . Tampak ada air mata meleleh di ujungnya . . "Ria bahagia mas . . .Ria puas . ." Kami saling bercumbu mesra sambil berpelukan selama kurang lebih lima belas menit , sebelum memutuskan untuk menggunakan baju lembab dan meneruskan perjalanan ke Batu Sumur . Survey itu sukses , dan aku sempat sekali lagi bersetubuh dengan Maria disebuah motel di Bogor sebelum kembali ke rumah .



Sampai bulan ke 6 , aku menjalani kehidupan sex yang paling mengggairahkan selama hidupku . Setiap minggu aku harus menyetubuhi at least mbak Eva dan anaknya Maria . . . juga Atika bila suaminya berlayar . . Sesudah bulan ke-6 aku kembali ke Jakarta . Hubunganku dengan Maria berlanjut hingga kini . Mbak Eva hanya tau bahwa kita pacaran , tanpa tahu bahwa hubungan kami sudah seperti suami istri . Semenjak akumenjalin hubungan serius dengan Maria , aku berhenti berhubungan sex dengan mbak Eva . Janda cantik itu setahun kemudian menikah dengan seorang duda tanpa anak . Atika melahirkan seorang anak hasil hubungannya denganku . Namun , suaminya hanya tahu bahwa itu adalah anaknya . Atika mendapatkan sensasi yang luar biasa karena bisa memperoleh anak dari bukan suaminya . Sensasi ini berupa perasaan dendam yang terbalas . aku hidup bersama dengan Maria yang tak pernah mengetahui hubunganku dengan ibu dan tantenya . . .dan aku menghentikan petualangan sex ku setelah Maria ada di sisiku . .at least sampai hari ini . . . entah besok , atau lusa . .

Foto Bugil Cewek Bule Body Bahenol Toket Super Gede

Foto Bugil Cewek Bule Body Bahenol Toket Super Gede

Memberikan sobat kumpulan foto hot cewek bule bahenol lagi bugil pamerin memek serta toket yang gede. Cewek bule yang satu ini memiliki wajah yang cantik serta muka yang mempesona sehingga setiap lelaki yang melihatnya pastinya bakalan tergoda dan terpesona.

Kumpulan foto bugil cewek bule body bahenol dengan toket gede serta body yang bahenol

Selalu update berita dan foto hotnya disini, kami memberikan foto-foto hot terbaru yang pastinya membuat kalian semua bergairah.

foto bugil, cewek bule bugil, cewek bahenol, toket gede














Cerita Dewasa Terbaru | Nikmatnya Ngentot Anak Jalanan Sampai Tepar

Cerita Dewasa Terbaru | Nikmatnya Ngentot Anak Jalanan Sampai Tepar

Kali ini kami memberikan sebuah cerita dewasa terbaru di awal 2014, cerita yang menceritakan seorang anak jalanan yang ternyata memiiki goyangan serta sensasi ngentot yang begitu hebat dan sensasioanal banget.

Kumpulan cerita dewasa terbaru nikmatnya ngentot dengan anak jalanan yang penuh sensasi sampai tepar

Penasaran dengan cerita lengkapnya? Silakan sobat simak dengan seksama bagaimana cerita dewasa terbaru ini selengkapnya!

cerita dewasa, cerita ngentot, cerita dewasa terbaru, cerita ngentot terbaru,




Namaku Tita , kali ini aku kembali menceritakan kisah sex-ku . Kejadian ini terjadi sekitar 2 tahun lalu , usiaku saat itu 27 tahun . aku mulai mengenal dunia sex lewat pacarku waktu SMA . Tapi aku tidak pernah melakukan hal-hal yang terlalu jauh dengan pacarku waktu itu .

aku kehilangan keperawanan pada usia 26 tahun di tangan adik kandungku sendiri (baca : pengalaman dengan adik laki-lakiku) . Kejadian itu menjadikan aku gadis yang mudah terangsang , walaupun aku tidak pernah melakukan sex dengan sembarang orang , kecuali adikku itu . Di saat aku tidak dapat menahan birahi sedangkan adikku tidak ada di rumah ,aku pasti melakukan masturbasi dengan tangan , tapi tidak pernah dengan vibrator atau benda-benda lainnya . Karenanya vaginaku masih memiliki bentuk seperti perawan .

Bagi yang belum mengenal aku secara fisik , aku memiliki tinggi badan 160 cm ditunjang berat badan sekitar 48 kg , kulitku berwarna kuning langsat . Rambut lurus milikku yang berwarna hitam dengan panjang sebahu menghiasi wajahku yang manis , awet muda dan tentunya seperti anak baik-baik . Ukuran payudaraku juga tidak besar , bahkan termasuk kecil namun kencang .

Kejadian yang aku alami adalah sebuah kejadian yang tidak disengaja , tetapi membawa kenikmatan yang luar biasa . Saat itu hari Jumat , aku baru pulang dari kantor sekitar jam setengah 6 sore . aku pulang sendirian dengan menaiki mobil omprengan menuju rumahku di daerah Cibubur . Udara yang dingin dan awan yang mendung saat itu , membuat aku kuatir akan turun hujan deras .

Karena jalur terakhir yang dilewati omprengan tersebut masih cukup jauh dari rumahku ,aku turun di jalan dan mengambil jalan pintas untuk sampai ke jalan raya , kemudian naik angkot dari situ . Tapi sebelum sampai jalan raya , tiba-tiba hal aku kuatirkan terjadi , hujan turun sangat deras .

"Aduh! Mana aku tidak bawa payung lagi . . ." keluhku .

Karena bukan daerah pertokoan , maka aku tidak menemukan adanya tempat yang bisa digunakan untuk berteduh . aku sempat bingung , karena aku hanya menggunakan tas kerjaku yang bisa untuk menutup bagian kepalaku saja . Akhirnya di saat aku mencari-cari tempat berlindung dari hujan , aku melihat bangunan rumah yang sudah cukup tua , tapi bisa aku gunakan untuk berteduh , aku berlari kecil ke rumah itu , sesampainya disitu akuberteduh di depan terasnya .

Hari itu aku memakai pakaian kemeja putih dan rok yang pendeknya sedikit di atas lutut berwarna hitam . Kemeja putihku yang tidak sempat terlindung dari guyuran hujan menjadi basah , braku terlihat sedikit tembus . Untung saja braku berwarna putih , jadi tidak terlalu kontras dengan kemejaku . Namun tetap saja aku terlihat cukup sexy dengan pakaianku ini . aku baru memperhatikan kalau tidak ada orang di daerah itu . Padahal daerah perumahan ini biasanya cukup ramai oleh orang yang lalu lalang .

"Mungkin karena hujan deras orang jadi malas keluar . . ." pikirku .

Sambil menunggu hujan reda , aku mengisi waktu dengan browsing internet lewat HP-ku . Sedang enak-enaknya melihat status teman-temanku di Facebook , tiba-tiba dari dalam rumah yang aku gunakan untuk berteduh , muncul seorang anak yang aku taksir umurnya masih sekitar 13-14 tahun . Penampilannya lusuh dan tidak terurus , seperti anak jalanan .

Anak itu tersenyum ramah kemudian menyapaku "Kehujanan ya Mbak . . .?"

"Iya nih Dik , mana makin deras saja hujannya . . ." jawabku sambil membalas senyumannya .

"Masuk aja ke dalam rumah Mbak . . ." dengan sopan anak itu mempersilahkan akumasuk .

aku sempat segan untuk mengikuti ajakannya , tapi setelah aku pikir-pikir udara diluar sangat dingin dan hujannya juga semakin bertambah besar . Lagipula , aku juga tidak sempat berpikir yang aneh-aneh tentang anak ini . Akhirnya aku masuk juga mengikuti anak itu . Sesampainya di dalam , rumah itu ternyata kotor sekali dan sudah tidak terawat , tidak jauh berbeda dari penampakan luarnya . Di dalamnya juga tidak ada perabotan sama sekali , sekilas yang aku lihat hanya ada tumpukan baju-baju kotor , botol-botol bekas dan gitar kecil yang bergeletakan begitu saja di bawah .

Ternyata anak itu tidak sendirian , aku melihat ada satu anak lagi yang sedang tidur-tiduran beralaskan lembaran-lembaran kardus bekas . Melihat kedatanganku anak tadi langsung terbangun . Anak itu juga aku taksir usianya tidak jauh berbeda dengan yang pertama tadi . aku memperkenalkan diri ke mereka , kemudian aku tanya nama kedua anak tersebut . Anak yang mengajakku masuk mengaku bernama Udin dan yang sedang tidur-tiduran tadi bernama Dodo .

Kemudian Udin mempersilahkanku duduk lesehan beralaskan lembaran-lembaran kardus yang tadi digunakan Dodo untuk tidur-tiduran . Karena aku melihat kelakuan mereka berdua sopan dan ramah , aku mulai merasa nyaman untuk ikut bergabung dengan mereka . aku membuka sepatu kerjaku , menaruh tasku dan ikut duduk bersama kedua anak itu di atas kardus . aku mengajak mereka berdua mengobrol , dari obrolan itu akhirnya aku tau , kalau rumah ini sudah lama kosong ditinggal penghuninya . Dan seperti dugaanku sebelumnya , keduanya adalah anak-anak jalanan . Sebelumnya , mereka tinggal berpindah-pindah , mulai dari emperan toko sampai kolong jembatan . Sehingga ketika menemukan ada rumah kosong , mereka memanfaatkannya untuk tempat tinggal .

"Pantas saja mereka bisa tinggal di dalam rumah ini seenaknya" kataku dalam hati .

Mereka juga tidak tinggal bersama dengan keluarganya , karena mereka tidak pernah tau siapa keluarga mereka . Mereka berdua masih berusia 14 tahun . Walaupun seharusnya mereka sudah duduk di bangku SMP , namun keduanya mengaku tidak pernah merasakan bangku sekolah sejak kecil . Karena menurut mereka , untuk mencari uang makan saja sudah sangat sulit . Mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan cara mengamen di jalanan dan angkutan umum , walaupun terkadang mereka juga tidak jarang untuk mengemis . Mereka juga bertanya kepadaku mulai dari dimana aku tinggal , tempat akubekerja , sampai apakah sudah punya pacar atau belum .

Setelah aku perhatikan , Udin yang berambut keriting , memiliki muka bopengan khas anak jalanan , badannya yang kurus dipadu dengan kulitnya yang hitam legam karena terjemur sinar matahari , tinggi badannya lebih pendek dari aku , mungkin sekitar 150 cm . Sedangkan si Dodo , tidak jauh berbeda dari temannya , tingginya sekitar 145 cm , kepalanya botak seperti tuyul , kulit hitam , wajahnya lebih buruk dari Udin dan ditambah lagi giginya yang tonggos .

Selagi asyik mengobrol dengan mereka , aku sesekali menangkap mata Udin dan Dodo berusaha mencuri-curi melihat ke arah pahaku maupun dadaku . Mungkin karena kemejaku yang tembus dan rokku yang sedikit terangkat karena duduk lesehan . Tapi akuberpikir anak umur segitu memang sedang penasaran dengan lawan jenisnya . Apalagi anak jaman sekarang yang lebih cepat dewasa . aku kemudian jadi teringat pengalamanku sex dengan adikku , makanya aku juga jadi agak horny dan berpikiran aneh-aneh .

aku tiba-tiba nyeletuk "Hayo , kalian lagi pada lihat-lihat apa? Masih pada kecil udah lihat-lihat kayak gitu . . ."

Mereka tersipu dan tertunduk malu . Mereka diam , tidak berani menjawab pertanyaanku .

"Emang kalian udah pada ngerti? Kok udah berani lihat-lihat ke tubuh Mbak sih?" lanjutku .

"Udah ngerti dong Mbak! Soalnya Mbak Tita tuh orangnya manis , ditambah lagi bajunya tembus . . . ****** saya jadi ngaceng neh . . ." jawab Udin dengan kata-katanya yang kasar tapi polos .

aku juga bisa maklum karena dia anak jalanan , jadi pasti omongannya memang kasar seperti itu . Tapi gila juga , ini anak masih kecil , tapi udah berani-beraninya ngomong kayak gitu ke wanita yang lebih dewasa . Tapi justru hal itu yang semakin menambah keisenganku .

Terus aku meledek lagi ke mereka "Mbak gak percaya kalo itu-nya kalian udah bisa berdiri . Kan kalian berdua masih kecil . . .?"

Mungkin karena merasa tertantang dan tidak terima dibilang seperti itu , tiba-tiba Udin berdiri di depanku lalu berkata "Kita taruhan aja ya Mbak . Kalo ternyata omongan Mbak yang benar , alias punya kami belum bisa berdiri , kami janji gak akan lihat-lihat tubuh Mbak lagi . Tapi kalo ternyata ****** kami bisa berdiri , Mbak mau ngasih apa . . .?"

Gila juga anak ini membuat aku jadi benar-benar bingung mau jawab apa .

Akhirnya aku bilang "Gak tau ah . Mbak Tita bingung nih . . .! Terserah kalian aja deh mau minta apa kalau kalian menang taruhan . . ."

Lalu Udin berbisik-bisik kepada Dodo . Sepertinya mereka sedang membicarakan sesuatu yang tidak baik , karena aku melihat Udin dan Dodo berdiskusi sambil tertawa tertahan .

Setelah selesai berdiskusi , akhirnya Udin berkata "Mbak Tita mau tau ****** kami bisa ngaceng apa nggak kan? Berarti Mbak harus lihat ****** kami berdua . Nah , kalo kami yang menang gimana kalo sebagai taruhannya kami juga gantian melihat memeknya Mbak?"

"Dasar bocah cabul…!!!" umpatku dalam hati .

Terus terang aku kaget dengan permintaan mereka , aku tidak menyangka kalau Udin akan bicara seperti itu . Tapi karena sudah telanjur bilang terserah sama mereka , makanyaaku dengan nada malas-malasan bilang iya saja . Kemudian Udin yang masih berdiri didepanku mulai memelorotkan celana pendek dan juga celana dalamnya . Dan hal yang tadinya aku ragukan ternyata benar-benar terjadi .

Penis Udin ternyata sudah mengacung tegak! Berarti aku hanya tinggal berharap kalau penis Dodo tidak akan berdiri . Melihat Udin sudah membuka celananya , Dodo pun pelan-pelan juga mulai membuka celana pendeknya yang dekil , beserta celana dalamnya . akubenar-benar merasa deg-degan , apalagi saat aku melihat penis Dodo justru lebih tegak dan lebih menantang dibanding punya Udin . Walaupun panjang kedua penis mereka hanya sekitar 11-12 cm , mungkin memang sesuai dengan anak seusianya , tapi tetap saja akukalah taruhan . Sekarang tubuh mereka berdua hanya ditutupi oleh baju yang sudah lusuh dan kotor . aku sangat berharap mereka tidak jadi menagih 'janji' taruhanku . Tapi ternyata kenyataan berkata lain .

"Sekarang giliran kami yang lihat memeknya Mbak Tita . Karena Mbak kalah taruhan , dan harus nepatin janji ke kami . . ." sambil tersenyum nakal Udin mengatakannya kepadaku .

aku tidak bisa berkata apa-apa lagi selain bilang "Ya udah deh Mbak mengaku kalah . Sekarang kalian boleh lihat punya Mbak deh . Tapi kalian buka rok Mbak sendiri ya . . .?"

"Mbak Tita tiduran aja , biar kami lebih enak ngeliat memek Mbak . . ." Dodo pun ikut ambil suara .

Mungkin karena aku juga sudah terangsang , makanya aku menurut saja . aku berbaring di lembaran-lembaran kardus yang sudah lusuh itu . Udin mulai memegang ujung rokku dan pelan-pelan menyingkapnya ke atas sampai batas pinggang . aku benar-benar merasa malu sekaligus terangsang karena kejadian ini . aku memilih memejamkan kedua matakusaja , tidak lama kemudian aku merasakan ada tangan yang menarik celana dalamku ke bawah sampai batas mata kakiku .

Di tengah-tengah aku sedang memejamkan mata , aku mendengar salah satu dari mereka berbisik ke yang lain "Memek Mbak Tita bentuknya bagus . . .! Masih rapet , botak lagi . . . Beda banget sama memek cewek yang sering kita liat di majalah bekas ya!?"

"Sialan! Masa vaginaku dibandingkan dengan milik cewek di majalah murahan sih . .!" akumenggumam kesal .

aku yang penasaran dengan yang mereka lakukan , memberanikan diri untuk membuka mata . Sungguh kejadian yang sangat membuatku deg-degan . aku melihat kedua anak itu sedang melihat memekku dari jarak yang sangat dekat . aku sangat malu , bagaimana tidak , vaginaku yang licin tanpa bulu sedang dilihat oleh dua orang anak , dimana mereka masih di bawah umur . Namun mungkin hal itu yang membuatnya menjadi sensasi tersendiri . aku kembali memejamkan mataku , tapi tidak berapa lama aku terpejam , akumerasakan ada tangan yang menyentuh bibir vaginaku , aku kaget dan terlonjak .

aku membuka mataku dan berteriak "Eh! Apa-apaan kamu Do!! Kan Mbak bilang perjanjiannya kalian cuma ngeliat aja! Gak lebih kan . . .?" kataku dengan nada tinggi karena marah .

"Tolong dong Mbak Tita , kami pengen banget ngerasain megang-megang memek . Dikit aja kok! Kami kali ini janji deh cuma megang aja . Boleh ya Mbak . . .?" kata Dodo dengan nada memohon .

"Ngeliatin memek Mbak Tita bikin kami tambah konak sih . . ." timpal Udin .

Entah kenapa saat itu aku hanya bisa berkata "Ya udah . Tapi beneran ya cuma megang doang? Sebentar aja dan jangan minta macam-macam lagi . . ."

Mendengar jawabanku , wajah mereka langsung terlihat senang . Tanpa berkata apa-apa lagi , mereka langsung berebut untuk menyentuh vaginaku , jari-jari mereka yang kasar dan kotor mengelus-ngelus bibir vaginaku . aku mulai merasa terangsang , kakiku yang awalnya hanya lurus saja , pelan-pelan semakin aku lebarkan . Sekarang kakiku sudah dalam posisi mengangkang , sehingga tangan-tangan mereka berdua dapat lebih leluasa . Sungguh pemandangan yang mengusik birahi , seorang wanita kantoran berparas manis dan imut , berkulit bersih , sedang dikerjai oleh dua orang anak jalanan yang berpenampilan kumal .

"Gitu dong Mbak , mulai nikmatin yah?… Asyik kan . . .!" ejek Udin .

"Dijamin deh kami berdua pasti muasin Mbak Tita . . ." Dodo ikut menambahkan sambil terus mengelus-elus vaginaku .

"Sial! Sekarang aku benar-benar terangsang!" aku mengumpat diriku dalam hati yang mulai menerima rangsangan-rangsangan yang di berikan kedua anak ini .

"Memek Mbak Tita masih rapet banget . . .!! Dodo pasti betah banget maenan memek Mbak seharian . . ." puji Dodo yang tidak aku tanggapi .

Entah jari siapa yang mulai menempel mengikuti jalur belahan vaginaku dan tak lagi hanya sekedar menyentuh-nyentuh ataupun menggesek-gesek bibir vaginaku . Jari-jari mereka itu sesekali didesak-desakan masuk , sekaligus berulang kali mencari klitorisku dan memainkan jarinya disana . Cukup lama dirangsang oleh kedua anak jalanan itu , vaginaku mulai terasa basah . Secara tidak sadar , aku mulai mengeluarkan lenguhan-lenguhan nikmat . aku benar-benar sudah tidak ingin menghentikan perbuatan mereka , dan mereka sepertinya tau kalau aku sudah terangsang berat sehingga mereka semakin berbuat berani .

"Ouuhh . . Aaah . . Aaaahh . . ." aku merintih saat jari-jari mereka bermain semakin liar di dalam vaginaku .

"Mbak Tita tadi gak mau , tapi begitu udah dipegang-pegang memeknya malah keenakan . . ." ujar Udin bernada meledek .

Dodo sepertinya tidak mau lagi berebut dengan Udin untuk menjamah vaginaku . Sekarang Dodo mulai memindahkan tangannya untuk menelusup kebalik kemejaku yang masih dalam keadaan tertutup . aku memekik pelan saat tangan Dodo menemukan gundukan kembar di dadaku . Rangsangan di tubuhku semakin menjadi-jadi .

"Ahhh . . . kalian nakaaal bangett siiihhhh . . ." aku mendesah semakin kencang .

Tangan Dodo kemudian mulai membuka satu-persatu kancing kemejaku . Dan setelah semuanya terbuka dia menariknya ke atas . Tanpa aku sadari , akupun membantu dengan sedikit mengangkat punggungku dan meluruskan tanganku keatas sampai kemejaku lepas . Kemudian Dodo melanjutkan dengan melepas Bra-ku sebelum melemparnya entah kemana .

"Wuih , teteknya Mbak mantep banget! Biar kecil tapi kenceng . . .!" sahut Dodo sambil meremas payudaraku dengan gemas .

Kini aku hanya tinggal memakai rok , yang sudah tersingkap dipinggangku . Sementara Udin masih sibuk memainkan jari-jarinya di vaginaku . Kadang ia memainkan klitorisku , vaginaku pun makin basah karenanya . Di saat bersamaan , Dodo mulai memilin-milin putingku , dirangsang seperti itu aku benar-benar sudah terangsang hebat .

"Enak gak Mbak teteknya diisep kayak gini . . .? Mmmhhh . . . . Mmmmhh . . ." tanya Dodo sambil terus menyusu di dadaku .

"Aaah… i . . iya-a . . . e-e-enaaakk . . bangeeeettt . ." kataku tersengal-sengal .

Vagina dan payudaraku sekarang sedang dipermainkan secara bersamaan oleh anak-anak kecil , tapi aku tidak berdaya karena nafsuku yang memuncak sehingga aku tidak mampu menolak perbuatan mereka . Dodo fokus meremas-remas payudaraku , tidak hanya diremas-remas tapi juga memuntir-muntir putingku . Dengan leluasa Udin menggesek-gesek bagian tubuh yang paling rahasia milikku itu . Hampir 5 menit kini liang vaginakusudah becek dan menimbulkan bunyi kecipak karena gerakan jari-jari Udin yang semakin terbiasa .

"Aaahh . . jangan dilepas . . ." jeritku saat tangan Udin mengangkat tangannya dari vaginaku yang sudah basah itu dan bergerak mengelus-elus paha dan meremas pantatku .

Lalu dengan jarinya , Udin menggerayangi lagi bibir vaginaku yang sudah terasa becek itu dan menggesek dengan cepat . aku melenguh penuh nikmat sambil meregangkan badanku , lalu tersentak hebat saat jari itu menusuk masuk dan menemukan klitorisku . Sambil menggigit bibir dan memejamkan mata , aku berusaha menahan orgasmeku . aku tidak pernah mengira bahwa diriku dapat dibuat hampir klimaks oleh seorang anak kecil . Jari Udin bergerak semakin cepat menggesek-gesek bibir luar vaginaku dan kadang-kadang menekan-nekan klitorisku .

Kini Udin mulai memasukan jarinya untuk membelah vaginaku . Jarinya mulai menusuk masuk , aku reflek mendesah ketika jemarinya ia desak masuk . aku menatap lirih pada Udin , aku hanya bisa pasrah saat Udin mendesakkan jemarinya lagi ke dalam vaginaku .aku dapat merasakan bagaimana jari kecilnya itu seolah sebuah penis yang masuk dalam vaginaku , sedikit demi sedikit jari tengahnya itu masuk lebih dalam lagi , aku hanya bisa mengigit bibirku lebih keras lagi , sementara desahan-desahan pelan masih saja keluar dari mulutku .

"Emmm . . .Enak Din . . . Uhhh…" kataku membisik .

Basahnya vaginaku oleh cairan cinta membuat Udin kian mudah mengerjaiku , jarinya tertambat di dalam sebelum mulai bergerak naik turun . Seolah ada penis yang sedang menyetubuhiku , kakiku menjadi begitu lemas , jarinya begitu cepat merangsangku . Sampai akhirnya akupun tidak kuat lagi untuk menahan rangsangan terus-menerus dan sepertinya aku sudah akan mencapai orgasme . Tubuhku mengejang kuat dan tanganku mencengkeram ujung kardus .

"Enak ya Mbak diginiin??" tanya Udin .

"Aagghhhhhh Udiiinnn . . .!! Ssssshhhh . . . Enaaaakk bangeeettt . . . Ougghhh . . . Teruusss Din . . . Jangan berhentiii . . . . Udiiinn . . .!! Aaahhh . . . . Mbak keluaarrr Din . . ." akumeneriakkan namanya saat hampir mencapai orgasme .

Pantatku sampai terangkat ke atas ketika akhirnya aku meraih orgasmeku . aku merasa lemas , keringat bercucuran di tubuhku padahal saat itu udara cukup dingin .

"Mbak Tita kok cepet banget keluarnya sih . . .!? Memeknya jadi becek gini . . ." ejek Udin saat aku mencapai orgasmeku .

"Din . . . Aaah . . . Habisnya kamu . . . Hebaaat banget . . . . Aaaah . . . Mbak gak bisa naha-an lama-a . . ." jawabku sambil terengah-engah .

"Dod , gue udah ngebuat Mbak Tita ngecrot dong . . .!! Hahahahaha…" tawa nakal Udin menggema di seluruh ruangan .

Mungkin karena lelah memainkan vaginaku , Udin menghentikan gesekan tangannya . Tapi Dodo yang tidak mau kalah dengan temannya bukannya berhenti , dia malah mulai mengganti tangannya dengan bibirnya , dia menunduk , mendekatkan mukanya ke payudaraku , dan sejurus kemudian puting sebelah kananku sudah dilumatnya . Sedangkan payudaraku yang kiri diremas-remas dengan oleh tangannya yang hitam . Pelan-pelan libidoku mulai bangkit lagi akibat rangsangan dari Dodo pada payudaraku . Putingku kini sudah mancung dan mengeras . Tangan Dodo terus meremas-remas payudaraku , tampaknya ia begitu menyukai bentuk payudaraku itu yang termasuk kecil ukurannya . Ia menghisap payudaraku bergantian , kanan dan kiri . Dodo menjilati seluruh permukaannya sambil masih terus meremas-remas puting payudaraku .

"Ouh . . . Do… . teruuus . . . jilaaatin putiiniinngg Mbak… ouhhhh…" desahku sambil mengigit bibirku menahan gejolak didadaku .

aku terkejut sesaat , ketika kurasakan tangan Udin mulai mengelus-elus kedua pahaku . Dengan leluasa Udin menjelajahi setiap jengkal pahaku yang mulus itu tanpa penolakan , kulit pahaku yang lembut terasa hangat dalam usapan tangan kasar Udin . Karena belaian-belaian yang dilakukannya ini membuat aku semakin menggelinjang karena birahiku sudah mulai muncul lagi .

"Wah pahanya Mbak Tita mulus banget deh . . ." Udin mulai memuji kemulusan pahaku .

Sementara Dodo masih sibuk mengulum dan meremas putingku Udin secara tiba-tiba berkata padaku "Mbak Tita sekarang saatnya Udin nyicipin memek Mbak yah . . ."

Tanpa aku sempat menjawab , Udin mulai menjilati vaginaku dengan lidahnya . Aroma khas dari vaginaku membuat Udin semakin bernafsu menjilatinya . Vaginaku pasti begitu harum karena aku rawat dengan baik , Udin pun semakin bernafsu karenanya . Tubuhku yang berpeluh keringat sama sekali tidak berbau , malah aroma wangi semakin kuat tercium oleh Udin dan Dodo seakan-akan keringatku wangi . Semakin berkeringat , tubuhku semakin wangi menggoda , nafsu mereka semakin meloncat tinggi sehingga Dodo pun mencumbui dan menjilati payudara dan vaginaku .

"Mbaak , enaaakk banget rasaaa . . . Slurrrpp . . . memeknyaa . . . . Slurrpp . . . Slurrrpp . . ." puji Udin sambil terus menjilati vaginaku .

Sementara itu Dodo masih terlihat asyik menjilati dan mengisap puting susuku . Sambil meremas payudaraku dengan keras , sesekali Dodo juga menggigit dan menarik puting susuku dengan giginya , sehingga aku merasa kesakitan sekaligus nikmat . Namun ketika Dodo mendengar Udin menikmati sekali menjilat vaginaku , Dodo pun tidak mau ketinggalan untuk merasakan cairan cinta yang terus menerus keluar dari vaginaku . Dodo kemudian ikut ambil bagian untuk menjilati vaginaku .

Sekarang lidah mereka berdua menempel di pinggiran vaginaku , seolah berlomba merangsangku . Sambil terus menjilati vaginaku , tangan mereka mengelus-elus kedua pahaku , mereka terus berusaha merangsangku lebih dan lebih lagi . aku semakin dibuat tak berdaya dengan kenikmatan yang mereka berikan , rasanya seluruh klitorisku ditekan-tekan dengan rasa nikmat yang berbeda dari sentuhan jemari . Lidah mereka yang menyelusur mulai dari pahaku hingga kebibir kemaluan membuat tubuhku kian sensitif terbakar kenikmatan birahi yang tak tertahan , aku mendesah-desah nikmat .

"Sedaaap banget ya Din! Mana wangi lagi! Memek Mbak Tita emang nikmaaat . ." kata Dodo kepada Udin sambil melanjutkan mengecup dan menjilati bibir vaginaku .

"Huehehe… bener kan Do? Enak banget kan rasanya . . .!? Memek Mbak Tita sampe banjir kayak gini . Ternyata Mbak juga napsu yah!? Udin suka banget sama memek Mbak . . . Hhhhmhh… . Sslluurrpp . . . cairannya juga manis!" Udin mengakhiri kata-katanya dengan menghirup lendir vaginaku .

Sesaat kemudian , aku melihat Udin melepas celana dalamku yang masih ada di ujung kakiku , kemudian menurunkan rokku hingga aku sekarang sudah bugil tanpa sehelai benangpun . Setelah selesai , Udin menyuruh agar Dodo menyingkir dari vaginaku .

"Minggir dulu sana , gue pengen ngentot nih . . .! Kita kasih liat ke Mbak Tita biar masih kecil kita bisa bikin dia lebih puas . . .!" kata Udin .

Dodo pun menuruti saja apa yang dikatakan oleh Udin . Udin mengambil posisi duduk dengan kedua lututnya tepat ditengah-tengah kedua pahaku yang mengangkang . Dia memegang penisnya dan menempelkannya di bibir vaginaku . Dia mulai menggesekannya di bibir vaginaku , aku melenguh lagi dan aku seperti tersadar saat aku rasakan Udin mulai berusaha mendorong penisnya masuk ke dalam vaginaku .

"Mbak Tita mau kan nikmatin ****** Udin?" tanya Udin yang sekarang sudah dikuasai hawa nafsu .

"Jangan dimasukin Din . . . Mbak gak mau!" kataku bernada memohon .

"Udin udah gak tahan pengen ngentotin Mbak Tita . . ." kata Udin yang tetap memaksa memasukkan penisnya ke dalam vaginaku .

Tapi walaupun mulutku berusaha mencegah , tapi tubuhku tidak berusaha menghindar saat Udin kembali berusaha mendorongnya . Akhirnya bagian kepala penis Udin berhasil menyeruak ke dalam vaginaku .

"Pelan-pelan ya… . Auughh . . . Aaahhh . . ." aku mendesah .

Udin kembali mendorongnya sampai penisnya sudah masuk setengahnya .

"Enaaakk banget Diiin . . . . Ayo Din . . . teruuuusss Diiin . . . ." pintaku yang semakin merasa nikmat .

"Mbak sudah gak tahaaaan lagi! Masukiiinn semuaaaaannyyaa . . . Aaaahh . . ." aku mulai tidak tahan dengan rangsangan yang datang .

Mendengar aku yang sudah terangsang berat , dia mendorong sekuat tenaga sampai akhirnya penisnya masuk semua ke dalam vaginaku . Badan Udin semakin menegang dan mengejang keras disertai lolongan ketika kemaluannya berhasil menembus ke dalam liang vaginaku yang masih sempit tersebut . Setelah berhasil menanamkan seluruh batang kemaluannya di dalam lubang vaginaku , Udin mulai menggenjotnya mulai dengan irama perlahan-lahan hingga cepat .

"Uuhhh… Aaaanjing . .!!!! Enaaak beneeer ngentot sama Mbak Tita… Aaahhh . . ." Kata Udin bersemangat .

Lendir pun mulai mengalir dari sela-sela kemaluanku yang sedang disusupi kemaluan anak itu . Rintihanku pun semakin teratur dan berirama mengikuti irama gerakan Udin . Pelan-pelan Udin mulai mengeluarkan penisnya sampai ujung , kemudian mendorongnya lagi . Lama-lama aku semakin merasa nikmat . Dan sekarang aku merasakan nikmat yang teramat sangat , ketika penis Udin terus keluar masuk di vaginaku .

"Gimana rasanya dientot sama Udin Mbak? Enak kan? Gak usah pura-pura gak mau lah . . .!" tanya Udin melecehkan aku .

Namun dilecehkan seperti itu bukan membuat aku marah , tapi malah membuat akusemakin terangsang .

"Aaaahhh . . . Aaaahh . . . terus Din . . . nikmaaat bangeeet!! Ouughhh . . .Enaaakk . . ."aku mendesah nikmat .

"Gimana rasanya ngentot sama Mbak Tita Din?" tanya Dodo , yang dari tadi hanya melongo saja , dengan nada penasaran .

"Nikmaaaat banget Do . . .! Sempit . . .!!! Enaaakk!!" jawab Udin saat tengah menyetubuhiku .

"Udiinnn… Aaaahhh . . . Aaahh!" desahku pasrah .

"Aduh enak banget Do . . . Bener-bener bikin ketagihan nih . . .! Kapan lagi bisa ngentot cewek kantoraan . . .!" lanjut Udin yang sepertinya sengaja membuat Dodo iri .

Saat itu aku sudah tidak perduli lagi dengan siapa dan dimana aku disetubuhi . aku sudah pasrah dan sudah tidak merasa seperti wanita baik-baik . Kedua anak ini memang sudah merendahkan derajatku .

"Aaaah , memek Mbak Tita emang enak!! Sempit dan seret banget . . . Aaahh Mbaaaakkk . . ." desah Udin semakin kencang .

Sementara aku melihat Dodo malah asyik menonton kami . Udin semakin cepat mengocok penisnya di vaginaku . Dia menekan penisnya semakin dalam dan semakin cepat . Tapi saat kukira Dodo hanya ingin menonton saja , ternyata ia tidak mau ketinggalan , penisnya menggantung tegak di hadapanku . Penis Dodo membuatku terbelalak , penis itu sudah begitu tegak dan lebih panjang dari ketika pertama kali aku melihatnya , meski tetap saja tidak terlalu panjang dan tebal .

"Mbak Tita , kocokin ****** Dodo dong . . ." Dodo memintaku mengocok penisnya .

aku yang sudah terangsang mengikuti saja apa mau Dodo . Sementara aku sedang mengocok-ngocokan penisnya dalam dekapan tanganku yang halus , ternyata payudarakumasih menjadi mainan Dodo . Payudaraku diremasnya berulang-ulang sambil memainkan putingnya , menarik-narik semaunya membuatku merintih sakit bercampur nikmat diantara penis Dodo .

Tidak lama kemudian Dodo mengarahkan kepalaku ke arah kemaluannya dan berkata "Cukup Mbak pake tangannya . Sekarang sepongin ****** Dodo ya Mbak . . ."

Ternyata tidak cukup puas dengan hanya dikocok oleh tanganku , Dodo menyuruhku untuk menghisap penisnya . Kemudian aku membuka mulutku , dengan bantuan tanganku aku menarik penis Dodo dan mulai menjilatinya dari bagian kepala hingga buah zakarnya . aku terus melanjutkan dengan mengecup kembali kepala penisnya dan memakai ujung lidahku untuk menggelikitiknya . Kemudian lidahku turun menjalari permukaan benda itu , sesekali kugesekkan pada wajahku yang halus , kubuat penisnya basah oleh liurku . Bibirku lalu turun lagi ke pangkalnya yang belum ditumbuhi bulu-bulu sama sekali , buah zakarnya kujilati dan yang lainnya kupijat dalam genggaman tanganku .

"Cepat dong Mbak isepin ****** Dodo . Jangan cuman dijilat-jilat aja . . ." perintah Dodo kepadaku .

Dodo kemudian memintaku untuk menghisap penisnya yang sudah basah dengan air liurku , aku mulai memasukkan penisnya itu ke mulutku . Kuemut perlahan dan terus memijati buah zakarnya . Sesekali pula ia menarik penisnya dari mulutku , dan memintaku menggunakan lidahku lagi untuk membelai seluruh batang kemaluannya . Sesekali aku menghisap buah zakarnya yang membuat Dodo melayang nikmat , sebelum kembali harus menikmati penis itu dalam mulutku . Akhirnya penis Dodo aku kulum semua karena ukurannya yang tidak terlalu panjang , sesuai dengan mulutku yang mungil . aku terus menghisap penis itu dengan nikmat dan lidahku yang basah dan panas itu terus menjilati dengan cepat .

"Uuuugghhh… Mbak jago bangeeeet ngisepnya . . .!" teriak Dodo menikmati setiap hisapan dan jilatanku pada penisnya .

Kulihat ekspresi Dodo meringis dan merem-melek waktu penisnya kumain-mainkan di dalam mulutku . Kujilati memutar kepala kemaluannya sehingga memberinya kehangatan sekaligus sensasi luar biasa . Semakin kuemut benda itu semakin keras . aku memasukkan mulutku lebih dalam lagi sampai kepala penisnya menyentuh langit-langit tenggorokanku .

"Sluurrp . . .Suka gak Do . . . Mbak isepin . . .Sluurrpp . . . kayak gini . . .? Sluurrrppp . . ." tanyaku sambil terus menghisap penisnya .

"Oughhh enak banget Mbak . . ." Dodo mengomentari apa yang kulakukan dengan penisnya .

Dodo tampak semakin menikmati , ia terus menyodok-nyodokan penisnya , aku berusaha menggunakan tanganku menahan pinggulnya namun aku tak berdaya , Dodo masih terus berusaha menyodok-nyodokan penisnya .

Di saat aku sedang sibuk mengulum penis Dodo , tiba-tiba Udin berkata "Aaaahh Mbaaakkkk , aku mao keluaaar . . ."

aku yang kaget melepas kulumanku pada Dodo dan berteriak "Jangan keluar di dalem Diinn . . .!! keluarinnya di luar ajaaa . . . Mbaak gaak mau ha . . . ." aku berusaha membujuk Udin di tengah kenikmatan yang melanda kami berdua .

Namun belum sempat aku menyelesaikan kata 'hamil' , aku merasakan ada cairan yang menyemprot sangat banyak di dalam dinding vagina dan dirahimku .

"Aaaagggghhhhhhhhhh . . . Enaaak bangeeeet Mbaaak . . .!!" Udin melenguh panjang .

Berkali-kali Udin memuncratkan spermanya memenuhi cekungan liang senggamaku . Ia membiarkan batang penisnya tertancap dalam kemaluanku beberapa saat sambil meresapi sisa orgasme hingga tuntas . Sebelum akhirnya dia lemas dan penisnya tercabut dari vaginaku . Udin kini terbaring di sampingku karena kelelahan akibat pergumulan tadi .

Melihat Udin yang sudah terkapar , aku melanjutkan mengulum penis Dodo dengan posisi duduk . Sapuan lidah dan hisapanku membuat Dodo semakin terbang ke awang-awang dan makin mempercepat gerakan pinggulnya yang tepat berada di depan wajahku . Sesekali aku tersedak karena Dodo 'menyetubuhi' mulutku .

"Aaah… sedooot terus Mbak!" ceracaunya menikmati hisapan penisnya di mulutku .

Setelah beberapa lama kuhisap , benda itu mulai berdenyut-denyut , sepertinya mau keluar . aku semakin gencar memaju-mundurkan kepalaku mengemut benda itu . Dodo semakin merintih keenakan dibuatnya , tanpa disadarinya pinggulnya juga bergerak maju-mundur semakin cepat di mulutku .

"Aahh . . sssshhhh . . hhmmh . . . Dodo keluaaarr Mbaakk . . .!!" desahnya dengan tubuh menggeliat .

Anak itu mendesah dan menumpahkan spermanya di rongga mulutku . aku yang merasakan semburan dahsyat di mulutku tersentak dan kaget , cairan itu begitu banyak dan kental , serta berbau tidak sedap . aku sebenarnya ingin menarik mulutku dari penis Dodo dan memuntahkan spermanya . Namun pegangan tangan Dodo pada kepalaku keras sekali , sehingga dengan terpaksa aku menelan sebagian besar cairan putih kental itu . Kulirikan mataku ke atas melihat Dodo merintih sambil mendongak ke atas .

"Oohh… Enaaak Mbak… Telen terus peju Dodo Mbaakk… Iyaaahh… Enaaaak!" Dodo melenguh keenakan sambil mengeluarkan isi penisnya sampai benda itu menyusut di mulutku .

Tidak jauh berbeda dengan kondisi Udin , Dodo pun ambruk dalam posisi duduk . Wajahnya terlihat lelah tapi puas , badannya juga sudah bermandikan keringat . Sementara aku yang cukup lelah melayani dua anak ini , beristirahat sejenak dan mengambil posisi tidur di sebelah Udin . Namun karena aku belum merasakan orgasme lagi masih merasa 'gantung' . aku menunggu inisiatif Dodo melanjutkan pekerjaan Udin untuk menyetubuhiku , tapi Dodo ternyata malah diam saja . Mungkin ia masih dalam kondisi lemas karena spermanya keluar sangat banyak di mulutku .

aku yang dilanda birahi tinggi jadi tidak sabar . aku bangun dari tidurku , dan mencium bibir Dodo dengan penuh nafsu hingga bibirnya basah . Tanpa diperintah , lidah Dodo menari-nari di bibirku . Lidah itu kemudian menjulur ke dalam mulutku . aku yang tidak perduli dengan bau mulut Dodo yang tidak sedap , malah membuka mulutku dengan lebar dan membalas mengisap lidah Dodo dengan penuh gairah . Dodo merangkul leherku dan mulutnya benar-benar beradu dengan mulut milikku . Air liur kami saling bertukar . akumenelan liur Dodo sementara Dodo menelan liurku penuh selera . Kami saling berpagutan dalam posisi duduk selama kurang lebih 10 menit .

Merasa sudah cukup untuk membangkitkan gairah Dodo kembali , aku dorong dodo yang dalam posisi duduk sampai Dodo terjatuh dalam posisi terlentang . aku duduk di atas paha Dodo , dan memegang penisnya yang masih dalam keadaan tegang kemudian mengarahkan ke vaginaku yang masih belepotan sperma Udin dan bercampur dengan cairan pelumas vaginaku . Jadi aku sekarang sedang berada dalam posisi 'Woman On Top' . aku mulai mendorong pantatku ke bawah setelah ujung penis Dodo tepat di mulut vaginaku .

"Aahhhhhh Dodooo . . ." aku mulai mendesah .

Penisnya Dodo agak susah masuk , karena walaupun badannya lebih pendek dari Udin , tapi penisnya ternyata masih lebih besar dari punya Udin . Kemudian Dodo membantu dengan mendorong pantatnya sendiri ke atas , dan akhirnya penis Dodo masuk seluruhnya ke vaginaku . aku mulai naik turun diatas tubuh Dodo , dan tangan Dodo pun secara naluriah mulai meremas lagi payudaraku yang bergoyang-goyang karena hentakan tubuhku .

"Aaahhh Dooo . . Mbak ngerasaaa enakk bangeeeettt . . . Aaaahh . . . ." aku tidak tahan untuk tidak mendesah .

Sampai sekitar 15 menit di dalam posisi itu , aku melihat dodo sudah mulai mempercepat dorongan pantatnya ke atas . Sepertinya Dodo sudah akan mencapai orgasme untuk kedua kalinya . akupun tidak mau kalah , aku bergerak semakin cepat biar dapat mencapai orgasme bersamaan .

"Mbaaakkkkkk . . . . ahhhhhhhhhh Dodo mauuu keluaaaaar laagiiii Mbaakkk . . ." Dodo setengah berteriak .

"Tahaaan seeebentar lagi Doo . . .! Mbak juga bentaaarr lagi keluaaarrr . . . . Aaghhh . . . ."aku makin merasa nikmat .

Tak lama kemudian , akhirnya tubuh Dodo pun mengejang keras . Dan akhirnya "croooott croottt . . " lagi-lagi rahimku ditembak banyak sperma tapi kali ini milik Dodo . akupun merasakan orgasme untuk yang kedua kalinya . Badanku lemas dan jatuh di atas tubuh Dodo , dengan penisnya masih di dalam vaginaku . aku melirik ke samping , ternyata Udin tertidur pulas karena lelah .

"Dasar anak-anak! Udah keenakan tinggal tidur deh . . ." bathinku .

Setelah agak kuat aku bangun dari atas tubuh Dodo . aku mengambil tasku dan meraih tissue basah dari dalamnya . aku membersihkan vagina dan pahaku yang sudah banjir dengan sperma kedua anak itu dengan tissue itu . aku mengambil dan memakai kembali celana dalam dan rokku yang berserakan , kemudian aku meraih bra dan kemejaku yang sudah lumayan kering . Setelah berpakaian lengkap aku pun berpamitan .

"Dodo , Mbak Tita pulang dulu ya . Tolong sampaikan ke Udin nanti . . ." karena Udin masih tertidur pulas , maka aku hanya berpamitan dengan Dodo .

Dodo mengiyakan dengan wajah kecewa . Mungkin dia merasa tidak akan pernah mengalami situasi seperti ini lagi . Tapi siapa yang akan pernah tau? Namun satu hal yang pasti , baik bagi Dodo maupun Udin , mereka tidak akan pernah bisa melupakan pengalaman yang didapatnya dariku . Pengalaman itu pasti akan menjadi kesan tersendiri dalam kehidupan mereka berdua .

"Makasih ya Mbak Tita udah ngebolehin kami berdua nyicipin badan Mbak yang nikmat . . . hehehe . . ." kata Dodo dengan kurang ajar .

aku hanya menjawab dengan anggukan kepala saja . Ada rasa sesal , benci sekaligus kepuasan tersendiri di dalam diriku . Kemudian aku bergegas berjalan ke luar rumah , ternyata hujan masih belum reda , walaupun hanya tinggal gerimis kecil saja . Namun akuharus memberanikan diri untuk pulang , kalau tidak pasti nanti kedua anak itu minta yang aneh-aneh lagi . Kemudian aku setengah berlari menuju ke arah jalan raya sambil menutupi kepalaku dengan tas .

Tidak berapa lama setelah sampai di jalan raya , angkot yang menuju rumahku sedang lewat . Di dalam angkot aku melihat ke jam tanganku , dan waktu sudah menunjukkan pukul 9 kurang . Tidak terasa sudah lama sekali aku menghabiskan waktu di rumah itu .aku juga melihat HP-ku sudah ada banyak miscall dan SMS dari pacar serta ibuku . Ternyata selagi aku 'bermain' dengan Udin dan Dodo , aku tidak tau kalau HP-ku bergetar , mungkin saking aku menikmatinya . aku membalas SMS mereka dan menjelaskan bahwa tadi aku sempat berteduh dahulu sambil menunggu hujan reda , dan aku tidak berani membalas SMS atau mengangkat telepon dari mereka karena takut dijahati . Moga-moga saja mereka berdua tidak curiga , karena tidak biasanya aku belum pulang sampai jam 9 tanpa pemberitahuan terlebih dahulu .

Sesampainya di rumah aku langsung mandi untuk membersihkan diriku . Selagi mandi sebenarnya aku menyesali , kenapa harus kedua anak jalanan itu yang memuaskan birahiku . Itulah pertama kalinya aku bersetubuh dengan orang lain selain adikku . akujuga bersyukur , ternyata aku tidak hamil dari perbuatanku dengan anak-anak jalanan itu .